Rabu, 11 April 2012

RPBK


rencana pelaksanaan Bimbingan Konseling
TAHUN PELAJARAN 2011/2012

A.  Identitas :
Nama Sekolah               : SMA Negeri 1 Ngoro
Kelas / Semester           : XII IPA dan XII IPS / Gasal
Waktu                           : 1 x 45 menit
Pertemuan                     : Pertama
Topik Pembahasan        : Konsep dasar untuk sukses ujian
Bidang Bimbingan        : Belajar
Jenis Layanan               : Informasi

B.  Standart Kompetensi Kemandirian         :
Kematangan intelektual
Internalisasi Tujuan                                     :
Mengambil keputusan dan pemecahan masalah atas dasar informasi/data secara obyektif .

C.  Tujuan Layanan / Hasil yang ingin dicapai
Siswa mampu memahami berbagai macam jenis ujian dan mengetahui persyaratan kelulusannya.

D.  Materi
Bab 1 : Konsep dasar untuk sukses ujian

E.  Uraian Kegiatan
Pendahuluan (± 10 menit)
1.      Salam Pembuka
2.      Mengkondisikan siswa agar tertarik pada layanan yang akan diberikan dengan cara pemberian motivasi atau tanya jawab yang berhubungan dengan materi layanan.
3.      Menyampaikan inti tujuan pemberian layanan yang akan diberikan kepada siswa.
Kegiatan Inti (± 30 menit)
1.        Setelah siswa tertarik pada materi layanan, guru pemula menyampaikan pokok bahasan, serta memberikan gambaran tentang pentingnya mengetahui beragam jenis ujian dan berbagai macam syarat kelulusannya.
2.        Mempresentasikan materi layanan tentang persyaratan kelulusan dan berbagai jenis ujian yang akan dihadapi oleh para siswa.
3.        Mendiskusikan bersama para siswa tentang materi yang telah disampaikan.
Penutup (± 5  menit)
1.      Merangkum serta menyimpulkan kembali tentang proses pemberian layanan yang baru saja dilaksanakan.
2.      Memberikan tugas individu mencari informasi mengenai nilai minimal ujian nasional dan ujian sekolah pada tahun pelajaran yang lalu dan kemudian menentukan target nilai yang ingin dicapai pada ujian yang akan datang dengan asumsi bahwa nilai tahun ini naik 0,25.
3.      Salam Penutup

F.   Metode
Ceramah dan tanya jawab

G. Media / Alat
White board, Spidol, LCD dan Laptop

H.  Evaluasi
-         Evaluasi proses         : Selama kegiatan siswa bertanya tentang materi yang diberikan
-         Evaluasi hasil            : Siswa antusias dalam menanggapi materi tentang persyaratan kelulusan

I.     Sumber Materi
Buku paket BK, internet

J.    Anggaran
Rp. 0,-

K. Catatan














       Mojokerto, Juli 2011
               Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                                          Guru Pembimbing,





 Dra. WAHYU WIDAYATI                                                         Rahmad Fanani
 NIP. 19660101199303 2 010                                                  NIP. 11050381010839





BAHAN MATERI

KONSEP DASAR UNTUK SUKSES UJIAN

            Profesi, pekerjaan dan karir mulai dibangun sejak seseorang belajar dilembaga pendidikan tertentu. Keberhasilan atau kegagalan meniti profesi dapat ditentukan sejak kamu menjalani masa studi di SMP, SMA ata perguruan tinggi.
            Belajar memiliki makna yang sangat luas. Makna mendasar yang tersirat dari belajar adlah suatu proses untuk berubah ; dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak tahu menjadi tahu, dari pengangguran menjadi punya pekerjaan, dari tidak memiliki menjadi memiliki profesi, dari tidak punya karier menjadi punya karier. Belajar berlangsung sepangjang hayat. Sebgai proses perubahan, belajar merupakan aktivits yang disengaja untuk menghadirkan diri pada atmosfer atau lingkungan lain yang sengaja dibuat.
PERSYARATAN KELULUSAN
Sekolah merupakan lingkungan yang sengaja dibangun sebagai tempat melaksanakan proses belajar. Di sekolah berlangsung transfer berbagai macam ilmu pengetahuan, budaya maupun bagaimana cara seseorang bertingkah laku. Untuk melihat hasil dari proses  belajar di sekolah dilaksanakan evaluasi. Evaluasi dapat berupa penegasan, ulangan harian, ulangan tengah semester maupun ujian akhir.
1.      Pemahaman tentang Standar Kelulusan
Standar kelulusan  adalah persyaratan minimal seorang peserta didik setelah mengikuti kegiatan pmbelajaran tiga tahun. Standar kelulusan setiap satuan pendidikan (sekolah) dapat berbeda-beda. Dalam menentukan nilai standar kelulusan pada sekolah tersebut biasanya melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru (MGMP sekolah), komite sekolah dan perwakilan OSIS. Penentuan batas minimal kelulusan dilaksanakan berdasarkan rapat kerja awla tahun pelajaran. Standar kelulusan pada satu sekolah bisa sama atau berbeda dengan kelulusan yang ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Salah satu contoh, standar kelulusan tahun 2010 berdasarkan ketentuan BSNP, yaitu 1. Peserta didik harus mengikuti seluruh program yang diselenggarakan sekolah tersebut, 2. Memiliki budi pekerti dan akhlak yang baik, 3. Lulus ujian local yang diselenggarakan masing-masing sekolah dan, 4. Lulus ujian sekolah.
2.      Pemahaman tentang Ujian Nasional
Ujian akhir di SMA dilaksanakan dengan cara Ujian Nasional (UN), Ujian Sekolah (US), dan Ujian Praktik (UP). Pelaksanaan Ujian Nasioanl bagi siswa di Indonesia sepertinya sulit ditiadakan. Selian diperlukan uktuk menjaga kualitas pendidikan Indonesia, juga diharapkan menjadi bagian terpenting untuk mencegah agar guru tidak subjektif dalam memberikan penilaian. Tidak hanya itu, pentingnya penyelenggaraan UN terjadi pada saat seorang peserta didik akan memasuki jenjang pendidika yang lebih tinggi atau ketika akan melamar kerja. Misalnya, ketika siswa A dari sekolah X mendapat nilai 5, satu siswa lagi si B dari sekolah Y mendapat nilai 7, kalau tidak ada UN, penilaian dari seorang guru sangat relative. Untuk itulah, pentingnya UN menjadi alat untuk mengetahui pendidikan di suatu tempat. Dengan UN, pihak stakeholder, baik perguruan tinggi, perusahaan swasta atau instansi pemerintah bisa mengetahui kualitas pendidikan di suatu tempat.
Ujian akhir nasional adalah bentuk ujian yang akan menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau tidak.acuan kompetensi lulusan secara nasional terletak pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Nilai minimal ujian nasional setiap tahun selalu berubah dan cenderung meningkat. Sebagai contoh, rata-rata standar kelulusan pada ujian nasional (UN) 2010 minimal harus 5,50. Nilai minimal untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan 4,00 paling banyak dua mata pelajaran  dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainny. Adapun mata pelajaran ujian nasional untuk jurusan IPA adalah bahasa Indonesia, bahasa inggris, matematika, ekonomi, geografi, dan sosiologi. Sementara untuk jurusan ilmu pengetahuan bahasa adalah bahasa Indonesia, bahasa inggris, matematika, sastra Indonesia, sejarah, antropologi, dan bahasa asing pilihan.
Ujian nasional bukan hanya dilaksanakan untuk SMA, tetapi juga untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) dan madrasah aliyah (MA). Mata pelajaran yang diujikan untuk SMK adalah bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Teori kejuruan, sedangkan untuk MA adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, dan ilmu Kalam.
3.      Pemahaman tentang Ujian Sekolah
Ujian Sekolah (US) adalah ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. Soal dan pengawas ujian berasal dari guru di sekolah penyelenggara ujian. Ujian Sekolah SMA, MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan oleh sekolah/madrasah sesuai dengan kalender pendidikan yang berlaku.
4.      Pemahaman tentang Ujian Praktek
Ujian Praktik penyelenggaraannya sama halnya dengan pelaksanaan Ujian Sekolah, yaitu diselenggarakan oleh sekolah, soal serta pengawas ujian berasal dari guru di sekolah penyelenggara ujian. Ujian Praktik untuk Sekolah/Madrasah ditetapkan oleh sekolah/madrasah sesuai dengan kalender pendidikan yang berlaku.
Mata pelajaran ujian praktik jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yaitu Fisika, Kimia, danm Biologi yang dilaksanakan di laboratorium IPA; mata pelajaran TIK dilaksanakan di laboratorium Komputer; mata pelajaran Agama dilaksanakan di mushola atau ruangan yang dipersiapkan untuk kepentingan tersebut. Mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris bagi siswa jurusan IPA dan IPS serta Bahasa Asing, bila ada jurusan Ilmu Pengetahuan Bahasa.





TUGAS
Carilah informasi mengenai nilai minimal ujian nasional dan ujian sekolah tahun pelajaran yang lalu. Tentukan target nilai yang ingin kamu capai di saat ujian nanti berdasarkan standar tersebut, dengan asumsi nilai tahun ini naik 0,25. Tuliskan pada format berikut.
Mata Pelajaran
Ujian Nasional
Mata Pelajaran
Ujian Sekolah
Nilai minimal tahun lalu
Target nilai yang ingin kamu capai
Nilai minimal tahun lalu
Target nilai yang akan kamu capai
1. ................
2. ................
3. ................
4. ................
5. ................
6. ................


1. ................
2. ................
3. ................
4. ................
5. ................
6. ................
7. ................





rencana pelaksanaan Bimbingan Konseling
TAHUN PELAJARAN 2010/2011


A.  Identitas :
Nama Sekolah               : SMA Negeri 1 Ngoro
Kelas / Semester           : XI IPA dan XI IPS  / Gasal
Waktu                           : 1 x 45 menit
Pertemuan                     : Pertama
Topik Pembahasan        : Pengembangan Konsep Diri
Bidang Bimbingan        : Pribadi
Jenis Layanan               : Informasi

B.  Standart Kompetensi Kemandirian         :
Pengembangan Diri
Internalisasi Tujuan                                     :
Menerima keunikan diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya

C.  Tujuan Layanan / Hasil yang ingin dicapai
Siswa mampu mengetahui pengertian konsep diri secara umum dan mengenali tiga dimensi utama konsep diri kemudian mampu menggunakan konsep diri pada dirinya sendiri.

D.  Materi
Konsep Diri





E.  Uraian Kegiatan
Pendahuluan (± 15 menit)
1.        Salam Pembuka
2.        Mengkondisikan siswa agar tertarik pada layanan yang diberikan dengan pemberian motivasi atau tanya jawab yang berhubungan dengan materi .
3.        Menyampaikan inti tujuan pemberian layanan yang akan diberikan kepada siswa.
Kegiatan Inti (± 65 menit)
1.      Setelah siswa tertarik pada materi layanan, guru pemula menyampaikan pokok bahasan, serta memberikan gambaran tentang pentingnya mempunyai konsep diri.
2.        Memberikan motivasi kepada siswa agar setiap siswa mempunyai konsep diri.
3.        Mempresentasikan materi layanan tentang konsep diri dan tiga dimensi utama konsep diri.
4.        Mendiskusikan bersama para siswa tentang materi yang telah disampaikan.
Penutup (± 10  menit)
1.      Merangkum serta menyimpulkan kembali tentang proses pemberian layanan yang baru saja dilaksanakan.
2.      Memberikan tugas individu berupa membuat tulisan yang berisikan tentang deskripsi unsur konsep diri dari dirinya sendiri.
3.      Salam Penutup

F.   Metode
Ceramah dan tanya jawab

G. Media / Alat
White board, Spidol, LCD dan Laptop


H.  Evaluasi
-         Evaluasi proses : Selama kegiatan siswa bertanya tentang materi yang diberikan
-         Evaluasi hasil       : Siswa antusias dalam menanggapi materi konsep diri

I.     Sumber Materi
Buku paket BK, internet

J.    Anggaran
Rp. 0,-

K. Catatan








     




  
       Mojokerto, Juli 2011
               Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                                          Guru Pembimbing,





 Dra. WAHYU WIDAYATI                                                         Rahmad Fanani
 NIP. 19660101199303 2 010                                                  NIP. 11050381010839


BAHAN MATERI

KONSEP DIRI

Orang-orang sukses pada umumnya memiliki konsep diri tinggi. Mereka yang gagal pun memiliki konsep diri, tetapi umumya konsep diri rendah. Kesuksesan, kematangan dan kedewasaan didasari oleh konsep diri yang tepat dan positif. Kegagalan, kemalasan, kerendahdirian, kesombongan dan penyimpangan perilaku disebabkan oleh konsep diri yang salah, yaitu konsep diri negatif.
Pakar psikologi mendefinisikan konsep diri sebagai keseluruhan pemahaman, pandangan, penilaian, dan persepsi terhadap dirinya sendiri. Dengan kata lain, bagaimana seseorang melihat, memandang, menilai, menyikapi dan memposisikan dirinya sendiri itulah konsep diri.
Ada tiga dimensi utama konsep diri, yaitu pengetahuan tentang siapa dirinya, ekspektasi diri dan penilaian terhadap diri sendiri.
1.     Pengetahuan tentang Siapa Dirinya
Sejauh mana seseorang tahu tentang ciri-ciri dan karakteristik seperti apa yang dimiliki oleh dirinya sendiri, baik secara badaniah maupun kejiwaan.
Contohnya, saya bernama rudi, umur 16 tahun, periang dan suka fisika.
2.     Ekspektasi Diri
Sejumlah harapan dan hal yang diinginkan terhadap dirinya sendiri. Pengharapan terhadap diri sendiri ini disebut dengan istilah diri ideal.
Contohnya, saya ingin menjadi dokter, ingin berkepribadian simpatik, ingin menjadi sosok yang bijaksana dan sebagainya.
3.     Penilaian terhadap Diri Sendiri
Bagaimana seseorang memandang, menilai, mengukur, dan menempatkan dirinya.
Contohnya, saya menilai diri saya itu periang, mampu dibidang hitung-menghitung, tetapi lemah di IPS.


Tugas
Unsur-unsur Konsep Diri
Mengenal konsep diri adalah perilaku cerdas yang dapat lebih memudahkan untuk mengembangkan diri. Deskripsikan unsur-unsur konsep diri kalian pada format berikut!
1.      Ciri-ciri, sifat, karakteristik, dan kebiasaan yang saya miliki adalah
.............................................................................................................................
2.      Penilaian terhadap diri sendiri meliputi
a.       Penilaian terhadap kondisi/kualitas fisik dan penampilan
                                                                                                                             
b.      Penilaian terhadap sifat, pola pikir, dan kemampuan intelektual
                                                                                                                             
c.       Penilaian terhadap kualitas emosi/perasaan, kepekaan dan empati
                                                                                                                             
d.      Penilaian terhadap kualitas kebiasaan, etika berbicara, sikap dan perilaku
                                                                                                                                   
e.       Penilaian terhadap kualitas spiritualitas dan amal ketakwaan
                                                                                                                             
3.      Harapan terhadap diri ingin menjadi diri ideal seperti apa
a.       Harapan terhadap perkembangan kondisi/kualitas fisik/penampilan
                                                                                                                              
b.      Harapan terhadap pola pikir dan kemampuan intelektual
                                                                                                                                   
c.       Harapan terhadap pola emosi, kepekaan dan empati
                                                                                                                                   
d.      Harapan terhadap kebiasaan, pola bicara, sikap perilaku
                                                                                                                              
e.       Harapan terhadap kualitas amal spirtual dan ketakwaan
                                                                                                                                   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar