Rabu, 11 April 2012

SKENARIO BK


SKENARIO BIMBINGAN KELOMPOK
TEKNIK DISKUSI KELOMPOK

TAHAP PEMBENTUKAN
·         Pembukaan dengan mengucapkan salam.
·         Konselor mengucapkan ucapan terima kasih kepada para anggota kelompok atas kehadiran mereka.
·         Konselor membuka bimbingan kelompok dengan berdoa bersama dengan dipimpin oleh anggota kelompok yang telah disepakati.
·         Konselor memperkenalkan diri dan dilanjutkan oleh anggota kelompok untuk memperkenalkan diri dengan gaya dan ciri khas masing-masing.
·         Melakukan permainan untuk pengakraban antar anggota kelompok menggunakan permainan dengan nama “SIAPA DIA”.  Permainan  pengakraban ini dengan cara konseli menuliskan ciri-ciri yang ada pada dirinya, apa yang dibenci dan apa yang disukai pada selembar kertas. Setelah itu kertas dikumpulkan jadi satu lalu konselor membacakan satu persatu dan konseli menebak kertas punya siapa yang sedang dibacakan oleh konselor. Tujuan dari permainan ini adalah sebagai pengakraban pada konseli.
·         Mengungkapkan latar belakang pentingnya bimbingan kelompok berserta tujuan yang ingin dicapai dalam bimbingan kelompok secara singkat.
·         Konselor menjelaskan asas-asas kegiatan dalam bimbingan kelompok.
·         Konselor menjelaskan pelaksanaan bimbingan kelompok termasuk menjelaskan bahwa bimbingan kelompok yang akan dilaksanakan menggunakan teknik diskusi kelompok.

TAHAP PERALIHAN
·         Menjelaskan peranan pimpinan dan peranan anggota kelompok.
·         Meningkatkan kemampuan keikutsertaan anggota kelompok untuk ikut berpartisipasi secara aktif di dalam pelaksanaan kegiatan.
·         Menanyakan dan memastikan kesiapan anggota kelompok untuk melanjutkan proses pelaksanaan bimbingan kelompok.


TAHAP KEGIATAN
·         Masing-masing anggota kelompok menyampaikan pendapat tentang masalah yang bersifat umum (topik bebas)
·         Membahas semua topik dan selanjutnya dipilih salah satu topik untuk dibahas secara mendalam.
·         Setelah dipilih salah satu topik maka anggota kelompok mendiskusikannya dengan cara secara bergantian memberikan pendapat, bertanya, berkoordinasi, dan memberikan contoh sebagai solusinya.
·         Konselor merangkum pendapat serta saran-saran dari anggota kelompok.
·         Salah satu peserta diminta untuk menyampaikan hal-hal yang telah diperoleh dalam bimbingan kelompok.

TAHAP PENGAKHIRAN
·         Konselor menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan segera berakhir.
·         Konselor memastikan bahwa topik yang telah dibahas sudah dimengerti dan dipahami oleh seluruh anggota kelompok.
·         Anggota kelompok diminta untuk menyampaikan kesan dan manfaat yang telah diperoleh setelah mengikuti bimbingan kelompok.
·         Konselor memberikan kesimpulan mengenai keseluruhan pelaksanaan bimbingan kelompok yang telah dilakukan.
·         Konselor mengakhiri kegiatan bimbingan kelompok dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota kelompok.
·         Salam penutup.





SKENARIO KONSELING KELOMPOK  “REALITA”

Tahap Pembentukan
v  Mengungkapkan tujuan kegiatan kelompok.
Konselor sebagai pemimpin kelompok menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan kelompok yakni konseling kelompok.
v  Menjelaskan cara dan asas di dalam kegiatan kelompok.
v  Saling memperkenalkan diri dan mengunggkapkan diri.
Format perkenalan :
Tiap individu menyebutkan nama, tempat tinggal dan hobi.
v  Permainan pengakraban
Bentuk permainan :
Bernyanyi dan bermain “Sedang Apa?” hingga kata terkhir tidak dapat dirangkai dengan kata lain yang bertujuan untuk mencairkan suasana di dalam melakukan kegiatan kelompok.

Tahap Peralihan
v  Menjelaskan kegiatan yang akan di tempuh pada tahap berikutnya.
Pemimpin kelompok menyampaikan bahwa anggota kelompok memiliki hak untuk berpendapat dan mengemukakan topik untuk dibahas pada tahap kegiatan.
v  Menanyakan kesiapan kelompok untuk melanjutkan proses di dalam kegiatan.
v  Membahas suasana yang terjadi.
Pemimpin kelompok menayakan kepada anggota kelompok apakah keadaan di dalam kelompok sudah cukup nyaman bagi anggota kelompok untuk terus melanjutkan kegiatan.
v  Meningkatkan keikutsertaan anggota.
Pemimpin kelompok mempersilahkan anggota kelompok untuk berpendapat tentang aturan atau cara yang dirasakan anggota kelompok lebih baik guna membuat anggota kelompok semakin nyaman dalam menyampaikan topik yang akan dibahas walupun bersifat sangat pribadi sekalipun.

Tahap Kegiatan
v  Masing-masing anggota kelompok bebas mengemukakan pendapat atau masalah sebagai topik bahasan.
v  Menetapkan masalah atau topik yang akan dibahas terlebih dahulu.
v  Anggota membahas topik atau masalah secara mendalam dan tuntas.
Tiap anggota berpendapat menurut pengetahuan dan pengalamannya masing masing sebagai bentuk sumbang saran untuk membantu meringankan beban anggota kelompok yang masalahnya sedang dibahas bersama di dalam kegiatan kelompok.

Tahap Pengakhiran
v  Pemimpin kelompok mengemukakan bahwa kegiatan akan segera di akhiri.
Pemimpin kelompok menyampaikan bahwa kegiatan telah mendekati batas waktu yang telah disepakati besama pada tahap pendahuluan.
v  Pemimpin dan anggota kelompok mengemukakan kesan-kesan dan hasil kegiatan.
Pemimpin kelompok menyampaikan kesannya terhadap keaktifan para anggota kelompok yang sangat antusias dalam mebantu menyelesaikan masalah temannya. Pemimpin kelompok menanyakan hasil yang dipeorleh secara langsung kepada anggota kelompok yang masalahnya dijadikan topik bahasan sebelum menyampaikan hasil atau kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan.
v  Membahas kegiatan lanjutan.
Membuat komitmen antara pemimpin dan anggota kelompok untuk dapat menepati persetujuan yang telah disepakati dan menanyakan kepan diadakan pertemuan selanjutnya untuk membahas masalah yang lain yang belum sempat untuk dibahas.
v  Mengemukakan kesan dan pesan.
Pemimpin kelompok menayakan kesan yang di dapat selama kegiatan berlangsung dan menanyakan pesan apa yang yang perlu disampaikan untuk kebaikan bersama di dalam kelompok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar